SMPIT Azkiya Bireuen Gelar Vaksinasi di Sekolah
8 Oktober 2021 No Comments SMPIT Azkiya Bireuen Baihaqi

BIREUEN – SMPIT Azkiya menggelar vaksinasi massala di sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah siswa dan juga para ustad dan ustazah.

Kepala SMPIT Azkiya, Ustazah Ratna Chairani Ulfa menyebutkan, vaksinasi ini merupakan bagian untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia.

“Alhamdulillah, hari ini kita menggandeng Puskesmas Kota Juang untuk melakukan vaksinasi bagi sejumlah siswa dan juga para ustad dan ustazah di SMPIT Azkiya,” sebut Ustazah Ratna.

Kepala sekolah yang lulus Program Sekolah Penggerak ini menambahkan, kita ingin pandemi Covid-19 segera berakhir karena pandemi tersebut sangat menghambat kegiatan proses belajar.

“Banyak kegiatan-kegiatan belajar terpaksa dipending dulu karena pandemi sehingga kita berharap dan berdoa agar pandemi covid-19 segera berakhir,” harap Ustazah.

Vaksinasi yang kita lakukan disekolah hari ini, tambah Kepala sekolah yang punya segudang prestasi, merupakan ikhtiar kita bersama untuk memutus mata rantai covid-19 yang sudah sangat meresahkan.

“Pada vaksinasi ini, sejumlah siswa yang didampingi oleh orang tuanya karena sebelum divaksin para siswa ini harus mendapat izin orang tua,” sebut Ustazah Ratna.

Sementara itu, Tenaga Medis dari Puskesmas Kota Juang, dr. Nurliawati, M.K.M menyebutkan, rata-rata siswa yang melakukan vaksinasi hari ini adalah vaksinasi pertama.
SMPIT Azkiya Bireuen Gelar Vaksinasi“Banyak siswa yang pertama melakukan vaksin, tapi ada juga yang vaksin kedua, termasuk para guru-guru, ada yang pertama dan ada juga yang kedua,” sebut dr Nurliawati.

Menurut dokter, setelah vaksin pertama, para siswa dan guru SMPIT Azkiya diharapkan dapatkan melakukan vaksin kedua maksimal 29 hari setelah vaksin pertama, tujuannya agar vaksin ini dapat bekerja maksimal.

“Khusus vaksin sinovac, setelah vaksin pertama harus diikuti dengan vaksin kedua maksimal 29 hari setelah vaksin pertama agar dapat hasil maksimal,” jelas dokter.

Hari ini, tambah dokter, tenaga medis yang diutus oleh Puskesmas Kota Juang untuk melakukan vaksinasi di SMPIT Azkiya berjumlah 7 orang dan itu termasuk Supir Ambulance.

“Dari sejumlah siswa dan guru yang ikut kegiatan vaksin, hanya 3 orang yang tidak bisa divaksin karena kondisi tubuh tidak vit dan berbagai alasan lainnya,” pungkas dokter Nurliawati.[]

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *