Antisipasi Covid-19, SIT Azkiya Bireuen Hentikan Proses Belajar Tata Muka
24 Mei 2021 No Comments SDIT Azkiya Bireuen, SMPIT Azkiya Bireuen, TKIT Azkiya Bireuen Baihaqi

BIREUEN – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Azkiya Bireuen yang terdiri dari PG-TKIT, SDIT dan SMPIT Azkiya menghentikan proses belajar tata muka untuk sementara waktu.

Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 yang terus meningkat di Kabupaten Bireuen dan juga mengikuti arahan dari pemerintah Kabupaten Bireuen.

Dikutip dari serambinews.com, proses belajar mengajar atau PBM tatap muka di semua sekolah di Bireuen dihentikan atau stop sementara waktu, mulai Senin (24/5/2021) hingga Sabtu, 29 Mei 2021.

Dilihat dilokasi komplek SIT Azkiya, baik di PG-TKIT, SDIT dan SMPIT tidak terlihat adanya siswa yang belajar di sekolah, hanya ada beberapa guru dan staf akademik yang hadir

Dikonfirmasi terpisah, Kepala SDIT Azkiya Bireuen, Meutia, membenarkan bahwa proses belajar mengajar tatap muka disemua level jenjang pendidikan di SIT Azkiya dihentikan sementara waktu.

“Iya benar, sementara waktu siswa tidak belajar disekolah dulu. Sesuai dengan arahan pemerintah Kabupaten Bireuen, mungkin penghentian ini dilakukan seminggu dulu,” jelas Meutia.

Lebih lanjut, Meutia menambahkan, meskipun proses belajar disekolah, ia dan beberapa guru lainnya di di SIT Azkiya tetap melakukan proses belajar mengajar secara daring.

“Meskipun tidak bisa mengajar secara tata muka, tapi kami para guru di lingkungan SIT Azkiya tetap melakukan proses belajar mengajar secara daring agar siswa-siswa kami tidak ketinggalan pelajaran,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala SMPIT Azkiya, Ratna Chairani Ulfa yang dikonfirmasi juga menegaskan hal yang sama. Pihaknya sementara waktu menghentikan proses belajar di sekolah.

“Iya, untuk sementara waktu kami menghentikan proses belajar di sekolah. Selain untuk mengikuti arahan dari pemerintah, ini juga sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” sebut Ratna.

Ratna mengharapkan kepada siswa-siswanya agar tetap belajar meskipun dilakukan secara daring oleh para guru. “Saya mengharapkan kepada seluruh siswa-siswa saya agar tetap mengikuti proses belajar secara daring,” harapnya.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *