Peringati Maulid di Sekolah, SMPIT Azkiya Isi dengan Santunan Yatim dan Dzikir Barzanji
14 November 2021 No Comments SMPIT Azkiya Bireuen Baihaqi

BIREUEN – Ketika kita memperingati maulid Rasulullah SAW, ada satu pesan yang harus selalu kita ingat yang pernah disampaikan Nabi Muhammad sebelum beliau wafat yakni peliharalah shalatmu dan jagalah orang-orang lemah diantara kamu.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Ar Risalah Aceh, Ustad T Akmal, ST dalam kata sambutaan pada pembukaan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh SMPIT Azkiya di komplek sekolah, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga : Meriahkan Maulid Nabi, TKIT Azkiya Santuni Yatim dan Kenduri Bersama

“Sebelum Nabi Muhammad wafat, ada satu pesan beliau yang harus selalu kita ingat yakni peliharalah shalat sehingga peringatan hari kelahiran nabi ini bukan sekedar seremonial akan tetapi menjadi lebih bermakna,” jelasnya dihadapan puluhan siswa.

Kepala SMPIT Azkiya, Ratna Chairani Ulfa mengatakan, peringatan maulid yang diselenggarakan oleh SMPIT Azkiya mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW” diisi dengan berbagai kegiatan seperti tausiah, shalawat, dzikir barzanji dan pembagian santunan.

“Peringatan maulid merupakan momentum untuk kembali meneladani sikap-sikap Rasulullah dan tahun ini sekolah kita memperingati hari lahir Nabi kita isi dengan berbagai kegiatan,” sebutnya saat penyampaikan kata-kata sambutan.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah yang lulus dalam program Sekolah Penggerak ini menyebutkan, tausiah diisi oleh Ustad Arif Rahmatillah, Lc, MA, Shalawat Nabi oleh Gema Azkiya Voice, dzikir barzanji oleh siswa SMPIT Azkiya dan santunan untuk 10 yatim.

“Sebelum rangkaian kegiatan diselenggarakan, tadi diawali dengan lomba rangking satu yang diisi dengan soal-soal tentang sirah Rasulullah SAW,” tutupnya.

Ustad Arif Rahmatillah, Lc, MA, dalam tausiahnya menyebutkan, ada lima kunci sukses Rasulullah dalam mendakwahkan Islam sehingga agama Allah dapat tersiar luas ke berbagai penjuru Negara seperti sekarang yang sudah terlihat.

“Kunci pertama adalah akhlak yang mulia sehingga disenangi oleh banyak orang, kedua adalah memiliki mental yang kuat, membangun hubungan baik dengan Allah, menjadikan diri sebagai tauladan dan memposisikan sahabatnya sesuai dengan potensi masing-masing,” sebutnya.

Kunci-kunci ini, lanjut ustad Arif, bisa kita jadikan patron agar kita juga sukses dalam mensiarkan agama Islam dan juga sukses dalam kehidupan di dunia dan akhirat.

“Kalau kita mampu meneladani semua sikap-sikap Rasulullah dalam setiap kehidupan, Insya Allah kita akan menjadi orang-orang yang sukses,” tutupnya.

Untuk diketahui, peringatan maulid ini juga turut dihadiri oleh puluhan orang tua siswa, komite sekolah dan sejumlah stakeholder seperti Pelatih Ahli Sekolah Penggerak, Mulyadi Zakaria dan beberapa perangkat Desa Cureh, Kota Juang, Bireuen.[]

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *